halosriwijaya.com//PALEMBANG – Yayasan Sahabat Bumi Indonesia (SBI) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas.
Saat ini, yayasan tersebut tengah gencar menjalankan berbagai program strategis yang dirancang untuk dapat bersinergi dan membantu program Pemerintah.
Pembina Yayasan Sahabat Bumi Indonesia (SBI), Weny Susanti, mengungkapkan bahwa fokus utama yayasan yang dibinanya saat ini bergerak pada berbagai pilar penting.
Hal tersebut disampaikannya saat disambangi wartawan halosriwijaya.com di sela-sela kegiatannya pada Sabtu (5/9).
“Sebagai bagian dari kota ini, kami berfokus pada program nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dan lingkungan. Salah satu pilar utama kami adalah membantu pemerintah dalam menyukseskan program pengurangan sampah,” ujar Weny.
Weny menjelaskan, Yayasan SBI menerapkan konsep perputaran manfaat sirkular yang dijalankan secara terstruktur melalui 4 tahap utama:
Pertama, edukasi: Membangun kesadaran lingkungan masyarakat luas dan generasi muda sejak dini.
Kedua, penerimaan: Menerima donasi barang layak pakai (seperti pakaian, botol plastik, kardus, dll) dalam keadaan bersih dan sudah terpilah. Tujuan utamanya adalah edukasi pemilahan, sehingga masyarakat tidak menjadikan SBI sebagai tempat pembuangan.
Dan yang ke tiga, nilai jual: Mengelola dan menata barang-barang tersebut agar siap dijual kembali.
Serta yang ke empat adalah sosial: Menyalurkan seluruh hasil penjualan untuk kegiatan sosial.
Adapun keuntungan dari bazar tersebut 100 persen digunakan untuk mendanai kegiatan sosial.
Sementara untuk barang-barang yang tidak memiliki nilai jual namun masih berfungsi dengan baik, akan disalurkan dan diberikan secara gratis langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bergerak di lini depan, Yayasan SBI juga sangat responsif terhadap situasi darurat yang dihadapi daerah-daerah tertentu.
Salah satunya adalah menyikapi puncak musim kemarau saat ini yang memicu kekeringan parah dan krisis air bersih.
Melihat kondisi tersebut, Weny mengungkapkan bahwa SBI hadir langsung di lapangan untuk membantu meringankan beban pemerintah.
“Aksi nyata terbaru kami adalah menyalurkan bantuan air bersih untuk daerah Jalur yang sedang mengalami krisis air, di samping program pengelolaan sampah dan kegiatan sosial yang rutin berjalan,” pungkas Weny. (Agus)

















