Kunci Kesiapan Ekonomi Indonesia Hadapi 2023

- Redaksi

Sabtu, 24 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, HaloSriwijaya.co.id.- Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Suahasil Nazara mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia terus menunjukkan tren yang positif hingga triwulan III tahun 2022, yaitu mencapai 5,72% secara year on year (yoy) dengan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 5.091,2 triliun.

Oleh sebab itu, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan tetap terjaga, khususnya di 2023 aspek pembangunan yang berkelanjutan perlu diperhatikan, baik dari sisi energi, pangan maupun kesehatan.

Baca Juga  Wujudkan Ekonomi Inklusif, Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 Deklarasikan Piagam Palembang

“Tiga unsur pembangunan utama yang harus dijaga keberlanjutannya untuk kesejahteraan rakyat yaitu energi, pangan dan kesehatan. Ketiga sektor ini sangat berperan penting untuk menggerakkan perekonomian,” tegas Suahasil dalam sambutannya pada Indonesia Economic Outlook 2023: Overcoming Economic Challenge Through Sustainability, yang diselenggarakan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) di Jakarta, Selasa (20/12).

Ia juga menyampaikan pentingnya penggunaan produk lokal untuk memenuhi pembangunan ketiga unsur tersebut, demi menggerakkan perekonomian Indonesia.

Baca Juga  Klarifikasi Video Pamer Saldo Rekening Rp 500 Triliun Hanya Editan, Pria di Banjarmasin Minta Maaf

Sementara itu, Direktur Utama PT SMI, Edwin Syahruzad menyampaikan pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan tren positif juga dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi yang terjadi di daerah.

Sebaran pertumbuhan ekonomi secara spasial menunjukan bahwa pemulihan dan pertumbuhan ekonomi telah dialami oleh hampir semua provinsi, dengan kontributor utama pada peningkatan ini ada pada kelompok provinsi di Pulau Jawa dengan peranan sebesar 56,30% dari ekonomi nasional, serta kinerja ekonomi yang mengalami pertumbuhan sebesar 5,76%.

Baca Juga  Jelang Nataru, Hampir 1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol

Highlight dari pertumbuhan yang signifikan juga terjadi pada kolompok provinsi di Maluku dan Papua, yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7,51%.

“Potensi pembangunan daerah telah dan akan terus di support oleh PT SMI, mengingat mandat PT SMI untuk mengelola dan menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (“PEN”) sangat berdampak bagi pembangunan daerah pada masa pemulihan ekonomi,” jelas Edwin. (sumber:cnbcindonesia)

 

Berita Terkait

Bank Mandiri Region II Paparkan Implementasi Aturan Bebas Agunan Program KUR
Menaker Puji Formula Magang BRI, Siap Cetak Ribuan Talenta Muda Bebas Gagap Industri
Dorong Inklusi Keuangan Desa, BRI Sukses Antar Agen BRILink di Lampung Tembus Ribuan Transaksi
Lamonde Palembang Sedang Transisi dari P-IRT ke BPOM
Bukan Bazar Biasa, Yayasan SBI Ajak Warga Palembang Pilah Sampah Jadi Berkah
PT Ulima Nitra Tbk Sampaikan Kinerja Tahun Buku 2025 dan Perkembangan Kuartal I 2026 dalam Public Expose Tahunan 2026
BRI Peduli Salurkan Bantuan Ambulance di Pagaralam, Perkuat Akses Layanan Kesehatan Masyarakat
Wujudkan Ekonomi Inklusif, Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 Deklarasikan Piagam Palembang

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Bank Mandiri Region II Paparkan Implementasi Aturan Bebas Agunan Program KUR

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Menaker Puji Formula Magang BRI, Siap Cetak Ribuan Talenta Muda Bebas Gagap Industri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Dorong Inklusi Keuangan Desa, BRI Sukses Antar Agen BRILink di Lampung Tembus Ribuan Transaksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Lamonde Palembang Sedang Transisi dari P-IRT ke BPOM

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:28 WIB

Bukan Bazar Biasa, Yayasan SBI Ajak Warga Palembang Pilah Sampah Jadi Berkah

Berita Terbaru