Awas Modus Vishing! Telanjur Bagikan Kode OTP, Tabungan Bisa Ludes Sekejap

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

halosriwijaya.com//JAKARTA – Hati-hati jika Anda menerima panggilan telepon misterius yang mengaku sebagai petugas bank. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) meminta masyarakat untuk memperketat pertahanan digital mereka dari serangan kejahatan perbankan.

Lewat rilis resmi yang diterima hari ini, Sabtu (31/10/2026), BRI membongkar taktik voice phishing atau vishing, modus penipuan lewat telepon yang mengincar data paling rahasia milik nasabah. Bukannya mereda, aksi penipuan semacam ini justru menjadi momok yang kian menakutkan karena taktik pelaku yang semakin rapi dan manipulatif.

Banyak nasabah yang masih abai dan kurang memahami bahwa data seperti kode OTP, PIN, dan password adalah “kunci brankas” yang haram dibagikan kepada siapa pun. Akibat kelengahan ini, psikologis korban dengan mudah diobok-obok oleh pelaku yang sengaja menciptakan kepanikan dengan skenario darurat tiruan.

Baca Juga  Cegah Konflik Sosial, Brigjen Antoninho Bicara di Kodim-Kodim

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa benteng keamanan internal bank sekuat apa pun tidak akan cukup tanpa adanya kerja sama dari nasabah untuk menjaga data pribadinya. Langkah mitigasi dari sisi teknologi terus diperkuat oleh pihak BRI, namun edukasi menjadi penentu utama agar nasabah tidak mudah terkecoh.

Dhanny menegaskan dengan sangat jelas bahwa BRI tidak pernah meminta nasabah memberikan PIN, password, User ID, kode OTP, hingga kode CVV/CVC kartu melalui telepon atau sarana komunikasi apa pun.

Jeratan vishing ini biasanya dimulai dengan gaya bicara pelaku yang sangat sopan, profesional, dan meyakinkan demi mencuri kepercayaan korban. Pelaku kemudian akan melontarkan kabar buruk, seperti adanya transaksi mencurigakan yang sedang menyedot saldo atau rekening korban yang akan diblokir saat itu juga.

Baca Juga  BRI Peduli Hadirkan Gerai CERDAS PeKA di Unair untuk Gen Z

Ketika korban mulai panik, pelaku langsung menawarkan “jalan keluar” palsu dengan meminta kode OTP untuk membatalkan transaksi tersebut, padahal kode itulah yang digunakan pelaku untuk menguras isi rekening korban.

Menyikapi ancaman nyata ini, rilis resmi BRI yang diterbitkan hari ini membagikan panduan taktis agar masyarakat tidak menjadi korban berikutnya. Aturan emasnya sangat sederhana, yaitu jangan pernah memberikan data rahasia perbankan kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku-ngaku sebagai pegawai bank resmi.

Jika Anda mendadak ditelepon dengan nada mengancam atau mendesak terkait keamanan rekening, langkah pertama yang harus diambil adalah tetap tenang, tidak gegabah, dan langsung menutup panggilan tersebut.

Langkah preventif selanjutnya yang sangat direkomendasikan adalah melakukan verifikasi secara mandiri dengan menghubungi kanal komunikasi resmi bank, bukan nomor telepon yang baru saja menghubungi Anda.

Baca Juga  Di Geosite Sipinsur, Ketum SMSI: Mari Kita Tulis Dengan Rasa dan Cinta

Nasabah juga sangat disarankan untuk rajin memantau arus keuangan harian lewat aplikasi BRImo serta mengaktifkan notifikasi transaksi agar setiap aktivitas mencurigakan bisa langsung terdeteksi.

Selain itu, pastikan untuk selalu mengunduh atau memperbarui aplikasi perbankan hanya dari toko aplikasi resmi demi menghindari jebakan malware atau tautan palsu yang berbahaya.
Jika nasi sudah terlanjur menjadi bubur dan Anda tidak sengaja menyerahkan data rahasia atau melihat ada transaksi ilegal di rekening, segeralah melapor agar sistem bisa langsung dibekukan.

Pihak BRI menyediakan saluran pengaduan yang aktif dan terverifikasi untuk membantu nasabah, mulai dari Contact BRI di nomor 1500017, chat WhatsApp Sabrina di 0812 1214 017, menu Pusat Bantuan langsung di aplikasi BRImo, hingga situs resmi www.bri.co.id. (rilis9)

Berita Terkait

Perkuat Aksi Nyata untuk Bumi, SoSoft dan Rekosistem Tambah Titik Waste Station Baru Bersama Alfamart di Jakarta
Apresiasi Negara Rp158 Miliar Cair, BRI Hadir Jadi Penopang Kesejahteraan Atlet Indonesia
Dulu Berjualan Jeruk dengan Sepeda Motor, Kini Jaringan Usaha Antoni Mampu Kirim hingga 3 Truk Sehari Berkat Pemberdayaan BRI
Tata Kelola Solid, BRI Raih Penghargaan Bergengsi Emiten BigCap
Hak Jawab: Tanggapan Super Indo atas Pemberitaan Terkait Pengelolaan Sampah Ritel di Palembang
Gebyar Berkah Umroh Sabun Krim EKONOMI, Berangkatkan 11 Pemenang Gelombang Pertama
Menaker Puji Formula Magang BRI, Siap Cetak Ribuan Talenta Muda Bebas Gagap Industri
BRI Peduli Hadirkan Gerai CERDAS PeKA di Unair untuk Gen Z

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Awas Modus Vishing! Telanjur Bagikan Kode OTP, Tabungan Bisa Ludes Sekejap

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Perkuat Aksi Nyata untuk Bumi, SoSoft dan Rekosistem Tambah Titik Waste Station Baru Bersama Alfamart di Jakarta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Apresiasi Negara Rp158 Miliar Cair, BRI Hadir Jadi Penopang Kesejahteraan Atlet Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Dulu Berjualan Jeruk dengan Sepeda Motor, Kini Jaringan Usaha Antoni Mampu Kirim hingga 3 Truk Sehari Berkat Pemberdayaan BRI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Tata Kelola Solid, BRI Raih Penghargaan Bergengsi Emiten BigCap

Berita Terbaru