Karyawan Bank Sampah di Palembang Bersimbah Darah Ditusuk Dua Kali

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

halosriwijaya.com//PALEMBANG – Aksi penganiayaan brutal menimpa seorang pria lansia, Mamad (59), di kawasan Lorong Kenanga, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Sabtu (31/10) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Korban yang merupakan karyawan Bank Sampah Indonesia ini kritis dan dilarikan ke RS Siti Fatimah setelah ditusuk dua kali oleh pelaku usai memberinya sebungkus mi instan.

Peristiwa tragis ini bermula ketika pelaku, Yusara Bijaya, mendatangi tempat kerja korban untuk meminta sebungkus mi instan. Setelah korban memenuhi permintaan tersebut dengan sukarela, pelaku kemudian mengajak korban ke rumahnya dengan alasan untuk mengambil barang bekas.

Baca Juga  Operasi Pekat Musi 2023, Polsek Tukil dan Polsek Rambutan Sita Ratusan Botol Miras, Petasan Hingga Minuman Tuak

Nahas, saat korban sedang sibuk mengangkut barang bekas di kediaman pelaku, Yusara tiba-tiba mencabut senjata tajam dan langsung menghujamkannya ke tubuh korban sebanyak dua kali tanpa ada adu mulut sebelumnya.

Akibat serangan mendadak itu, korban mengalami luka robek serius pada bagian pinggang belakang sebelah kanan serta bagian pinggang kanan di bawah tulang rusuk.

Saksi mata di lokasi kejadian langsung mengevakuasi korban yang bersimbah darah ke ruang gawat darurat RS Siti Fatimah Palembang untuk mendapatkan penanganan medis intensif, sementara pelaku langsung melarikan diri dari lokasi.

Baca Juga  Pakai Alasan Beri PR, Guru SD di Jaktim Cabuli 7 Murid

Saat memberikan keterangan resmi kepada awak media di Polsek Sukarami, anak kandung korban, Rismawati, menyampaikan rasa terkejut dan kesedihannya yang mendalam atas peristiwa yang menimpa sang ayah.

“Saya benar-benar tidak menyangka pelaku tega berbuat sekejam itu, padahal ayah saya sudah berniat baik memberikan mi instan dan hanya ingin membantu mengambil barang bekas di rumahnya,” ujar Rismawati dengan nada emosional di hadapan wartawan.

Baca Juga  Ditangkap di Bandung, Korban Arisan Bodong Serbu Polres OKU

Rismawati menegaskan bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat penegak hukum dan berharap pelaku bisa segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Laporan resmi pihak keluarga telah diterima oleh kepolisian dengan Nomor STTPL/B/416/X/2026/SPKT/POLSEK SUKARAMI/POLRESTABES PALEMBANG/POLDA SUMATERA SELATAN, dengan jeratan Pasal 466 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait Tindak Pidana Penganiayaan Berat.**

Berita Terkait

Curi Becak Milik Warga ,Soleh Ditangkap Anggota Reskrim Polsek SU ll Palembang.
Pelaku Begal Bersajam di Jembatan Musi IV Berhasil di Ringkus Polisi.
Anggota Buser Polsek SU I Palembang Ringkus Pelaku Jambret
Diduga cekcok mulut Kakek 72 Tahun tewas ditusuk di Depan Rumahnya.
Pelaku pencurian Satu Unit Outdor AC Diringkus Buser Polsek SU II Palembang.
Residivis Pelaku Jambret Yang Meresahkan warga Palembang Akhirnya Diringkus Polisi.
Dua pelaku Pengeroyokan menggunakan Sepi di Ringkus Tim Landak Satreskrim Polres Musi Rawas
Polrestabes Palembang Musnahkan 1.063 Kg Sabu Dan 91 Buah Catride Etomidate, Empat Pengedar Diringkus

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Karyawan Bank Sampah di Palembang Bersimbah Darah Ditusuk Dua Kali

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:31 WIB

Curi Becak Milik Warga ,Soleh Ditangkap Anggota Reskrim Polsek SU ll Palembang.

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:57 WIB

Pelaku Begal Bersajam di Jembatan Musi IV Berhasil di Ringkus Polisi.

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:57 WIB

Anggota Buser Polsek SU I Palembang Ringkus Pelaku Jambret

Senin, 15 Juni 2026 - 20:42 WIB

Diduga cekcok mulut Kakek 72 Tahun tewas ditusuk di Depan Rumahnya.

Berita Terbaru