Direktur BSI Sumsel: Kelola Sampah Bisa Biayai Pendidikan Anak Hingga Umrah

- Redaksi

Sabtu, 4 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

halosriwijaya.com//PALEMBANG – Edukasi yang terus dilakukan Bank Sampah Indonesia (BSI) Provinsi Sumatera Selatan berhasil meningkatkan minat masyarakat untuk menjadi nasabah bank sampah.

Selain berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah juga terbukti mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Direktur BSI Provinsi Susel, Hanardono (3/6)mengatakan, banyak nasabah yang telah merasakan hasil dari menabung sampah.

Bahkan, sebagian di antaranya berhasil mewujudkan berbagai kebutuhan penting keluarga dari hasil pengelolaan sampah.

“Banyak nasabah kami yang mampu berangkat umrah, membiayai pendidikan anak hingga perguruan tinggi, memenuhi kebutuhan Lebaran, bahkan membeli hewan kurban dari hasil menabung sampah. Ini membuktikan bahwa jika dikelola dengan baik, sampah memiliki nilai ekonomi yang sangat besar,” ujarnya.

Baca Juga  Di Geosite Sipinsur, Ketum SMSI: Mari Kita Tulis Dengan Rasa dan Cinta

Saat ini, jumlah nasabah BSI Sumatera Selatan telah mencapai sekitar 8.000 orang yang tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Kalidoni, Pulau Kemaro, Kertapati, Kenten, KM 5, Soekarno Hatta, hingga Seberang Ulu I.

Dari ribuan nasabah tersebut, setiap hari BSI Sumsel berhasil menghimpun sekitar 8 hingga 12 ton sampah, mulai dari minyak jelantah, plastik, kertas, logam, hingga pakaian yang sudah tidak layak pakai.

Hampir seluruh jenis sampah memiliki nilai jual, kecuali sampah organik yang saat ini masih dikenakan biaya jasa untuk pengangkutan dan pengolahannya.

Baca Juga  Versacafe, Cafe yang Menyatu dengan Kreativitas

Pada tahap hilirisasi, BSI Sumsel berperan sebagai tempat transit sebelum sampah dikirim ke industri pengolahan.

Sampah plastik diproses menjadi biji plastik sebagai bahan baku industri, sedangkan sampah kertas disalurkan ke sejumlah pabrik daur ulang, termasuk perusahaan yang berada di bawah Sinar Mas Group, Indah Kiat, dan Fajar Paper.

Sementara itu, sampah organik kini mulai diolah menjadi briket organik yang telah memperoleh sertifikasi pada Juni 2026.

Produk tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus mengurangi timbunan sampah organik.

Baca Juga  Pansus-Pansus DPRD Prov. Sumsel Dapat Memahami dan Menerima LKPJ Gubernur TA 2022

Menurut Hanardono, perkembangan usaha bank sampah di daerah ini juga menunjukkan tren yang sangat positif.

Buktinya, omzet BSI yang merupakan milik bersama sekitar 8.000 anggota kini hampir mencapai Rp1 miliar per bulan. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp7 juta per hari tercatat sebagai tabungan yang masuk ke rekening para nasabah, ungkapnya.

“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Sampah bukan lagi barang yang harus dibuang, tetapi aset yang dapat menghasilkan pendapatan sekaligus menjaga lingkungan. Semakin banyak masyarakat yang teredukasi, semakin besar pula manfaat ekonomi dan lingkungan yang dapat dirasakan bersama,” tutupnya.**

Penulis : Agus

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tabrakan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya KM 9, 14 Orang Luka-Luka
Cegah Karhutla, Personel Polda Sumsel Sisir Lahan Rawan di Muba
Gara-Gara Kecewa Tak Diterima Kerja, Pemuda Bakar Lahan Tebu hingga 4,5 Hektare
BRI Palembang A Rivai Serahkan Bantuan Mobil Ambulans CSR kepada Kodam II/Sriwijaya
HUT KE -81 KEMERDEKAAN RI KAPOLRES OGAN ILIR PIMPIN UPACARA KEHORMATAN DAN RENUNGAN SUCI
Pencurian Getah Karet di Ogan Ilir Terungkap, Polisi Kejar Tiga Pelaku yang Masih DPO
Polres Ogan Ilir Raih Peringkat 3 Keaktifan Pelaporan Media Online Se-Sumsel
Kapolres Ogan Ilir Ajak Masyarakat Cegah Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:18 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya KM 9, 14 Orang Luka-Luka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Cegah Karhutla, Personel Polda Sumsel Sisir Lahan Rawan di Muba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Gara-Gara Kecewa Tak Diterima Kerja, Pemuda Bakar Lahan Tebu hingga 4,5 Hektare

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:36 WIB

BRI Palembang A Rivai Serahkan Bantuan Mobil Ambulans CSR kepada Kodam II/Sriwijaya

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:35 WIB

HUT KE -81 KEMERDEKAAN RI KAPOLRES OGAN ILIR PIMPIN UPACARA KEHORMATAN DAN RENUNGAN SUCI

Berita Terbaru