halosriwijaya.com//Palembang,- Pelaksanaan konser Tour HS di Stadion Atletik Jakabaring Sport City (JSC) Palembang berjalan aman dan kondusif dengan pengamanan dari personel Polrestabes Palembang.
“Alhamulillah konser Tour HS berjalan dengan aman dan kondusif,” ujar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, Senin 25 Mei 2026 di Ruang Rapat Cendrawasih Polrestabes Palembang.
Dalam konser Slank tersebut berjalan sangat meriah hingga pentonnya mencapai ratusan orang.
“Estimasi awalnya menoton ini mencapai angka 8.000 hingga 10.000 tapi penontonnya melebihi target mencapai 22.000 penonton,” katanya.
Awalnya katanya pihaknya memiliki keraguan dalam hal pengamanan, tapi berkaca dari 2017 hingga 2025, dimana penggemar Slank memiliki penggemar yang memiliki ciri khas dan karakter tersendiri sehingga direkomendasikan untuk keramaiannya dengan berbagai pertimbangan.
“Alhamdulillah pengamanan terhadap konser Slank pada Ahad 24 Mei 2026 berjalan aman dan kondusif,” akunya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pengamanan maupun pelayanan selama konser tersebut berlangsung.
“Kita mempberikan apresiasi secara khususnya kepada masyarakat Palembang dan Slankers yang sangat tertib saat konser berlangsung, tidak ada sampah hingga tidak ada tawuran yang terjadi,” jelasnya.
Menurutnua, hanya dalam waktu sekitar satu jam setelah konser berakhir, situasi Kota Palembang sudah kembali aman dan bersih.
“Konser selesai sekitar pukul 22.00, dan pukul 23.00 Kota Palembang sudah aman dan bersih semuanya,” tutupnya.
Sementara itu, Perwakilan promotor Brandoview Tour HS, Mas Aldo mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, media, pihak kepolisian, masyarakat dan lainnya yang telah mendukung kesuksesan konser tersebut.
“HS datang ke Palembang bukan sekadar untuk konser, tetapi apa impact yang bisa dirasakan dari datangnya HS ke Palembang. Dan semoga masyarakat Palembang menerima kami dengan baik,” ungkapnya.
Untuk target penonton hanya sekitar 8.000 hingga 10.000 orang, ternyata jumlah penonton yang hadir mencapai lebih dari 20 ribu orang.
“Alhamdulillah berjalan lancar sesuai harapan kita. Dan yang pasti tagline kita “Berani Tampil Beda” sudah tersampaikan. Tema yang kita bawa bahwa ‘Palembang Aman dan Nyaman’ ternyata bisa terwujud,” katanya.
Palembang menjadi salah satu kota paling berkesan selama rangkaian tur HS di Indonesia. Bahkan, ia menyebut Palembang sebagai kota paling aman dan tertib selama pelaksanaan tur berlangsung.
“Awalnya ada kekhawatiran bagaimana kondisi di Palembang. Ternyata bahkan jauh dari perkiraan. Ini adalah kota paling aman dan paling tertib,” tandasnya.
Terpisah, Owner 86 Solution, Hardi, mengatakan pihaknya dipercaya sebagai penyedia rigging utama untuk konser tersebut. Menurutnya, keterlibatan perusahaan lokal dalam event nasional menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bukti bahwa sumber daya di Kota Palembang mampu bersaing dalam penyelenggaraan konser berskala besar.
“Kami dari 86 Solution merasa bangga dapat ikut menyukseskan konser Slank bertajuk ‘Hey Slank – Berani Kita Beda Tour’ di Palembang. Kami dipercaya sebagai penyedia rigging utama untuk panggung konser ini,” kata Hardi.
Ia menjelaskan, pihaknya membangun rigging super besar tersebut dengan Struktur panggung yg dibuat dengan standar internasional keamanan tinggi dan konstruksi yang kokoh agar seluruh rangkaian konser dapat berjalan aman dan lancar.
“Rigging yang kami buat berukuran besar dan sangat kokoh sehingga konser dapat berlangsung sukses dan aman hingga selesai. Persiapan dilakukan secara maksimal demi mendukung penampilan spektakuler Slank di hadapan belasan ribu penonton,” katanya.
Hardi juga mengungkapkan bahwa proses pembangunan panggung utama melibatkan sekitar 30 pekerja lokal. Seluruh pengerjaan dilakukan dalam waktu tiga hari dengan sistem kerja yang terkoordinasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak management Rokok HS atas kepercayaan yang diberikan kepada 86 Solution. Event besar seperti ini sangat membantu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Ada sekitar 30 pekerja yang kami libatkan untuk pembangunan panggung utama selama tiga hari pengerjaan,”tutupnya.

















