Misteri Rumah Tua, Dua Kali Diterjang Banjir Bandang Lahat Masih Kokoh Berdiri

- Redaksi

Jumat, 31 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, halosriwijaya.co.id – Misteri rumah tua yang jadi perbincangan akan kekokohannya sehingga dua kali tak hanyut dihantam banjir bandang, yaitu pada banjir bandang 30 Desember 2019 dan 9 Maret 2023. Keanehan rumah tua yang tak hanyut diterjang banjir bandang ini, seakan menjadi saksi bisu akan hanyutnya puluhan rumah di Desa Keban Agung Kecamatan Mulak Sebingkai, kabupaten lahat Sumatera Selatan. Jum’at (31-3-2023).

Rumah yang berukuran 3×4 m, dengan tinggi tiang sekitar 120 cm ini, kalau dilihat dari kondisinya sangat tidak mungkin tidak hanyut oleh derasnya air sungai Mulak yang mengamuk pada 9 Maret lalu. Pasalnya, disisi kanan dan kiri, juga bagian depan rumah tak ada bangunan rumah yang tersisa, semuanya hanyut terbawa derasnya arus. Sedangkan rumah tua yang bangunannya terbuat dari bahan kayu dan bambu ini masih tetap berdiri dan tak goyang sedikitpun. Inilah yang menjadi tanda tanya bagi setiap pengunjung yang datang dari luar daerah menyaksikan kampung yang tersapu bersih oleh derasnya air bah. Dalam benak pengunjung bertanya-tanya merasa keheranan, ada apa dengan rumah tua tersebut, sehingga masih berdiri kokoh.

Baca Juga  Heboh Mayat Laki-laki Ditemukan Mengapung Dikolam 5 Ulu Palembang.

Awak media mencoba menelusuri misteri apa dengan rumah tua ini, sehingga masih berdiri meskipun diterjang banjir bandang dua kali. Dikisahkan Edison yang mendiami rumah tua tersebut mengatakan, ia mendiami rumah tersebut warisan dari neneknya yang telah meninggal. Ia menempati rumah itu pada tahun 2004 hingga banjir bandang melanda. Seingat dia, selama ia dan keluarga menempati rumah tersebut merasa aman dan tentram, tak ada rasa gelisah meskipun rumahnya berukuran kecil. Awal ia mendiami rumah tua itu, ia tak ada titipan apapun dari neneknya itu, hanya menyuruh untuk menempati rumah tersebut sebelum mempunyai rumah atau mendirikan rumah baru.

Baca Juga  Sekjen Gerindra: Prabowo Instruksikan Kader untuk Tetap Berbagi di Bulan Ramadhan

“Mungkin orang jaman dulu ada yang ditanam dalam tanah di bawah rumah agar rumah tetap kokoh dan kuat di landa gempa atau banjir. Tapi nenek saya nggak pernah cerita apapun tentang berdirinya rumah ini, kami nyaman dan damai,”ujar Edi.

Karena dulu, lanjut Edi, menurut cerita orang tua sebelum adanya perkampungan disini, air sungai mulak memang jalurnya lewat sebelah rumah ini. Sehingga banjir bandang kemarin air mulak menelusuri jalurnya lagi.

Baca Juga  Dewan Pers Hanya Melindungi Karya Jurnalistik Berkualitas

“Percaya gak percaya dengan orang jaman dulu, mungkin saja ada sesuatu yang misteri ditanamkan disini, tapi kita tidak tau,”imbuhnya.

Hal ini juga tambahkan Agus warga desa Keban Agung yang rumahnya juga porak-poranda diterjang banjir bandang. Ia juga merasa heran dengan rumah tua tersebut, karena banyak rumah yang bangunannya terbuat dari tembok semen hancur akibat banjir bandang.

“Rumah tua itu cuma terhalang beberapa batang pohon kelapa didepannya, tapi air terus masuk ke bawah rumah, Ya memang sedikit aneh”, tandasnya.

Untuk diketahui banjir bandang yang melanda desa keban agung pada 9 maret 2023, menghanyutkan 22 rumah, 15 rumah rusak berat, 3 fasilitas umum dan puluhan rumah warga rusak ringan.

Berita Terkait

Tabrakan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya KM 9, 14 Orang Luka-Luka
Semarak HUT ke-81 RI di Desa Ibru, BRI Hadirkan Pangan Murah, Layanan Kesehatan dan Doorprize
Cegah Karhutla, Personel Polda Sumsel Sisir Lahan Rawan di Muba
Gara-Gara Kecewa Tak Diterima Kerja, Pemuda Bakar Lahan Tebu hingga 4,5 Hektare
BRI Palembang A Rivai Serahkan Bantuan Mobil Ambulans CSR kepada Kodam II/Sriwijaya
HUT KE -81 KEMERDEKAAN RI KAPOLRES OGAN ILIR PIMPIN UPACARA KEHORMATAN DAN RENUNGAN SUCI
Pencurian Getah Karet di Ogan Ilir Terungkap, Polisi Kejar Tiga Pelaku yang Masih DPO
Polres Ogan Ilir Raih Peringkat 3 Keaktifan Pelaporan Media Online Se-Sumsel

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:18 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya KM 9, 14 Orang Luka-Luka

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Semarak HUT ke-81 RI di Desa Ibru, BRI Hadirkan Pangan Murah, Layanan Kesehatan dan Doorprize

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Cegah Karhutla, Personel Polda Sumsel Sisir Lahan Rawan di Muba

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Gara-Gara Kecewa Tak Diterima Kerja, Pemuda Bakar Lahan Tebu hingga 4,5 Hektare

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:36 WIB

BRI Palembang A Rivai Serahkan Bantuan Mobil Ambulans CSR kepada Kodam II/Sriwijaya

Berita Terbaru