PBNU: “Kebijakan Jenderal Dudung Pro Rakyat membuat TNI semakin dicintai Rakyat”

- Redaksi

Rabu, 11 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Halo Sriwijaya.co.id. – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Fahrur Rozi atau akrab disapa Gus Fahrur memberikan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang berhasil merekatkan TNI dengan rakyat.

“Itu sangat bagus, tentunya ya sangat apresiasi dan mendukung semua upaya yg dilakukan oleh Jenderal Dudung utk membantu kesulitan Rakyat,” ujar Gus Fahrur saat dihubungi, Jumat (6/1/2023).

Menurut Gus Fahrur, keberhasilan Jenderal Dudung mendekatkan TNI dengan rakyat tersebut harus dilanjutkan. Hal itu dapat dibarengi dengan progaram yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

Baca Juga  DPRD Prov. Sumsel Terima LHP BPK atas Laporan Keuangan Pemprov. Sumsel TA. 2022

Misalnya, program TNI AD soal ketahanan pangan, manunggal air, Bapak asuh Stunting, Babinsa masuk dapur, dan Kampung Pancasila.

“Kita mendukung kalau ada program yang bisa disinergiskan. Itu memang sangat diharapkan supaya bisa dirasakan rakyat,” katanya.

Ditegaskan Gus Fahrur, kedekatan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan luar bisa dalam menjaga segala macam bentuk ancaman. TNI tidak hanya ditugaskan berperang, tapi juga menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga  Cegah Konflik Sosial, Brigjen Antoninho Bicara di Kodim-Kodim

“TNI itu kalau tidak perang harus ada upaya yang bisa dilakukan untuk kemaslahatan untuk rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Fahrur menambahkan, program TNI yang dapat dirasakan langsung masyarakat adalah pembangunan irigasi, pembangunan jalan, sanitasi, rehabilitasi sekolah, masjid, stunting, dan ketahanan pangan.

“Itu program sangat bagus pembangunan yang bersifat semesta. Terutama di Indonesia bagian timur yang banyak kesejangan di sana,” tambahnya.

Baca Juga  PSSI Minta Aturan Royalti Lagu Nasional Dihapus: "Membuat Gaduh dan Tak Produktif"

Gus Fahrur lantas berharap semua elemen masyarakat mendukung TNI dalam menjaga Pancasila dari segala bentuk ancaman. Hal ini dianggap sangat penting demi berlangsungnya persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Kita berherap semuanya menjaga, jangan mentoleransi gerakan yang mengancam kutuhan bangsa. Jadi itu TNI, polisi, dan ormas menjadi garda terdepan untuk menjaga bhineka tunggal ika. Artinya kita sudah menyepakati bentuk negara NKRI, menypakti bersatu, pancasila, UUD 45,” pungkasnya. *

Berita Terkait

Menag: Pesantren Akan Diurus Eselon I, Bukan Lagi Eselon II
Akhmad Munir Terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030
PSSI Minta Aturan Royalti Lagu Nasional Dihapus: “Membuat Gaduh dan Tak Produktif”
FENOMENAL: SUGANDA PANDAPOTAN PASARIBU SALAH SATU PESERTA SELEKSI CALON PIMPINAN (CAPIM) KPK BEGITU BANYAK MENDAPAT DUKUNGAN DARI BERBAGAI ORGANISASI KEMASYARAKATAN DI INDONESIA
Sosok “Kontroversial” Mantan Pj Gubernur Babel Suganda Pandapotan Pasaribu Daftar Capim KPK
Eks Pj Gubernur Babel Ikut Seleksi Capim KPK
Jangan Sampai Kehabisan! Tiket _Grand Final_ Proliga 2024 Bisa Dibeli Lewat Aplikasi PLN Mobile
Ombudsman RI: Fondasi Utama Pelayanan Publik Berkualitas

Berita Terkait

Selasa, 23 September 2025 - 15:54 WIB

Menag: Pesantren Akan Diurus Eselon I, Bukan Lagi Eselon II

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:29 WIB

Akhmad Munir Terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030

Kamis, 14 Agustus 2025 - 13:24 WIB

PSSI Minta Aturan Royalti Lagu Nasional Dihapus: “Membuat Gaduh dan Tak Produktif”

Minggu, 28 Juli 2024 - 06:50 WIB

FENOMENAL: SUGANDA PANDAPOTAN PASARIBU SALAH SATU PESERTA SELEKSI CALON PIMPINAN (CAPIM) KPK BEGITU BANYAK MENDAPAT DUKUNGAN DARI BERBAGAI ORGANISASI KEMASYARAKATAN DI INDONESIA

Rabu, 24 Juli 2024 - 15:19 WIB

Sosok “Kontroversial” Mantan Pj Gubernur Babel Suganda Pandapotan Pasaribu Daftar Capim KPK

Berita Terbaru

Nasional

Menag: Pesantren Akan Diurus Eselon I, Bukan Lagi Eselon II

Selasa, 23 Sep 2025 - 15:54 WIB