Sosok “Kontroversial” Mantan Pj Gubernur Babel Suganda Pandapotan Pasaribu Daftar Capim KPK

- Redaksi

Rabu, 24 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, HaloSriwijaya.id.— Usai ditutup pada 15 Juli 2024 oleh Panitia seleksi Capim dan Dawas KPK sudah menerima 525 pendaftar dengan rincian sebanyak 318 orang mendaftar sebagai Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan 207 orang sebagai calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Pendaftar capim KPK terdiri dari 298 laki-laki dan 20 perempuan. Sementara itu, untuk pendaftar dewas KPK terdiri dari 184 laki-laki dan 23 perempuan.

Beragam latar belakang para pendaftar. Mulai dari pensiunan Polri, akademisi, seniman, ASN, pengacara, praktisi hukum, kejaksaan dan pegiat LSM.

Baca Juga  Ditanya soal Pertemuan Surya Paloh-Airlangga, Jokowi: Itu Urusan Partai

Diantara pendaftar, ada sosok “kontroversial” bernama Suganda Pandapotan Pasaribu. Pria yang pernah menjabat Pj Gubernur Babel turut mendaftar sebagai Calon Pimpinan KPK dengan slogan: Sinergi berantas korupsi, untuk Indonesia Emas 2045.

Publik di Babel masih mengingat pernyataan “ada maling besar” yang mencoba menyuap dirinya ketika masih menjabat Pj Babel. Sontak pernyataan itu membuat geger, menimbulkan pro kontra.

Di bulan-bulan pertama dia duduk menjadi orang nomor satu di Bumi Serumpun Sebalai (Bangka Belitung) Suganda pernah ditawari sejumlah uang yg jelas itu sogokan, tapi ditolak mentah-mentah oleh Suganda, dan membuat heboh publik seBangka Belitung. itulah Suganda bekerja dengan tulus dan lurus.

Baca Juga  Di Geosite Sipinsur, Ketum SMSI: Mari Kita Tulis Dengan Rasa dan Cinta

Sikapnya yang anti korupsi itulah yang menjadi pemicu ia didemo oleh pihak-pihak yang tidak nyaman dengan sikapnya.

Kepada redaksi Halo Sriwijaya, Suganda Pasaribu menyatakan visi dan misinya mendaftar sebagai Capim KPK.

“Visi saya adalah ‘terwujudnya lembaga anti korupsi yang dipercaya masyarakat, memiliki integritas dan kapasitas sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi menuju Indonesia Emas 2045“, ucap Suganda Pasaribu.

Baca Juga  Pesona Wisata Di Bangka Belitung Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Melalui perenungan, Suganda Pasaribu mengurai langkah-langkah menuju visi tersebut yaitu:

Meningkatkan sinergi kelembagaan dalam menjalankan koordinasi dan supervisi

Meningkatkan upaya pencegahan korupsi yang efektif dan efisien

Membangun aparatur dan kelembagaan yang berintegritas dan independen

Meningkatkan keperceyaaan publik terhadap kualitas kinerja KPK.

Terakhir kata Suganda, ” Orang boleh mendapat kata-kata kemenangan, tapi ketentuan 1% kemenangan milik Tuhan. Dan 1% itu Tuhan percayakan padaku”, tutup Suganda.

Apakah sosok “kontroversial” Suganda Pasaribu ini yang juga menjabat sebagai Sekjen Ombudsman RI, akan terpilih menjadi Pimpinan KPK? **

Berita Terkait

Semangat Berbagi dalam Rangka Idul Adha, BRI Region 4 Palembang Distribusikan 45 Hewan Kurban di Berbagai Daerah di Sumsel, Jambi dan Kepulauan Bangka
POLDA GORONTALO MELAKUKAN GAKKUM PETI BATU HITAM
UIN Raden Fatah Palembang Dukung Program Ekoteologi Kemenag.
Menag: Pesantren Akan Diurus Eselon I, Bukan Lagi Eselon II
Akhmad Munir Terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030
PSSI Minta Aturan Royalti Lagu Nasional Dihapus: “Membuat Gaduh dan Tak Produktif”
FENOMENAL: SUGANDA PANDAPOTAN PASARIBU SALAH SATU PESERTA SELEKSI CALON PIMPINAN (CAPIM) KPK BEGITU BANYAK MENDAPAT DUKUNGAN DARI BERBAGAI ORGANISASI KEMASYARAKATAN DI INDONESIA
Eks Pj Gubernur Babel Ikut Seleksi Capim KPK

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:36 WIB

Semangat Berbagi dalam Rangka Idul Adha, BRI Region 4 Palembang Distribusikan 45 Hewan Kurban di Berbagai Daerah di Sumsel, Jambi dan Kepulauan Bangka

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:59 WIB

POLDA GORONTALO MELAKUKAN GAKKUM PETI BATU HITAM

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:35 WIB

UIN Raden Fatah Palembang Dukung Program Ekoteologi Kemenag.

Selasa, 23 September 2025 - 15:54 WIB

Menag: Pesantren Akan Diurus Eselon I, Bukan Lagi Eselon II

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:29 WIB

Akhmad Munir Terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat 2025–2030

Berita Terbaru