Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang Segera Berkolaborasi Dengan Y-ARTI

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

halosriwijaya.com//PALEMBANG – Guna menciptakan sebuah sistem yang baik dan berkelanjutan, yayasan yang berfokus di bidang pengelolaan lingkungan perlu melakukan kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kolaborasi ini bertujuan menyatukan kekuatan hukum pemerintah dengan kedekatan sosial yang dimiliki oleh yayasan.

Sebagai salah satu lembaga yang fokus pada persoalan lingkungan, Yayasan Asri Bakti Pertiwi (Y-ARTI) mengambil inisiatif menemui Kepala DLH Kota Palembang untuk berdiskusi membahas sejumlah persoalan lingkungan khususnya dibidang pengelolaan sampah.

Dari hasil pertemuan tersebut dikabarkan, Dr. H. Akhmad Mustain, Kepala Dinas LH Kota Palembang yang didampingi kepala tim penanganan sampah (3/6) memberi respon yang cukup baik serta membuka kesempatan untuk berkolaborasi dengan Y-ARTI guna mempercepat penyelesaian masalah persampahan di Kota Palembang.

Baca Juga  Pangdam II/Sriwijaya Coffee Morning Bersama Insan Pers

Ketua Dewan Pengawas Y-ARTI, Nopiandri yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, secara spesifik pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan kemitraan dalam menjaga kebersihan serta mengatasi masalah sampah di Kota Palembang.

Dalam kesempatan tersebut Nopiandri yang akrab disapa Nopen memberikan masukan agar pengelolaan sampah di Kota Palembang jangan terlalu berfokus dengan mengedepankan tekhnologi sebagi solusi utama mengatasi persoalan sampah.

Sebaiknya masalahnya harus difokuskan dihilir atau disumber sampah itu sendiri dengan melibatkan seluruh stake holder yakni pemerintah, pelaku usaha serta masyarakat.

Baca Juga  Karantina Sumsel dan IPC Perkuat Sinergi Percepat Logistik Ekspor

“Teknologi sejatinya berfungsi sebagai benteng pertahanan terakhir, kunci utama mengatasi persoalan sampah adalah dengan pencegahan dan pemilahan dari sumbernya” ujar Nopen.

Ketua Y-ARTI, Agus N.S yang juga turut hadir dalam pertemuan tersebut lebih fokus menyoroti minimnya sosialisasi tentang regulasi pengelolaan sampah.

Menurutnya, minimnya sosialisasi tersebut menyebabkan kegagalan implementasi kebijakan hukum yang berujung pada rendahnya kesadaran masyarakat yang berakibat pada tingginya peningkatan angka pencemaran lingkungan.

Selain itu, kurangnya sosialisasi regulasi juga memicu kebingungan pembagian kewajiban serta kewenangan yang berakibat pada lemahnya pengawasan.

Agus berpandangan, pengawasan yang lemah mengakibatkan kegagalan sistem pengelolaan sampah. Makanya muncul berbagai masalah seperti maraknya TPS liar atau buang sampah secara sembarangan.

Baca Juga  Sinergi Dengan Awak Media, Dandim 0418/ Palembang Ajak Insan Pers Kawal Program Strategis TNI untuk Masyarakat.

Hal tersebut tentu akan memicu berbagai bencana ekologi termasuk penumpukan sampah di TPA yang semakin tak terkendali, ungkap Agus.

Dilain sisi, Ketua Dewan Pembina Y-ARTI, M. Firmansyah mengigatkan jajarannya tetap harus berada pada jalurnya sebagai sebuah lembaga yang memiliki tugas mulia.
Menurutnya, Kolaborasi dengan pemerintah sering kali memicu sebuah organisasi melupakan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) utamanya.

“Berkolaborasi dengan pemerintah penting dan wajib dijalankan, tapi Y- ARTI harus tetap berdiri diatas visi dan misinya sebagi pendukung program pemerintah yang berbasis pada regulasi” tandas Firman.**

Penulis : Agus

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Mandiri Lewat Pembinaan Pusri, Bank Sampah Sehati Beringin Kritisi Efektivitas Bantuan Pemerintah
Sinergi Inovasi Polrestabes Palembang, Kapolda Sumsel Dorong Stabilitas Kamtibmas dan Pemberdayaan Ekonomi
Selamatkan 38 Ribu Jiwa, Kapolda Sumsel Pimpin Pemusnahan Belasan Kilogram Sabu di Palembang
Kapolda Sumsel Tegaskan Komitmen Polri Lindungi Hak Korban dan Jaga Stabilitas Kamtibmas
Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Tolak Provokasi
Polda Sumsel Persempit Ruang Gerak Mafia Illegal Drilling, Wujudkan Ketahanan Energi Nasional
Berantas Mafia Migas, Polda Sumsel Ungkap 96 Kasus BBM Ilegal Sepanjang 2026
Polda Sumsel Menegaskan Komitmen Dalam Mendukung Penuh ketahanan Energi Nasional, dan Ungkap 96 Kasus BBM Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:12 WIB

Mandiri Lewat Pembinaan Pusri, Bank Sampah Sehati Beringin Kritisi Efektivitas Bantuan Pemerintah

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:03 WIB

Sinergi Inovasi Polrestabes Palembang, Kapolda Sumsel Dorong Stabilitas Kamtibmas dan Pemberdayaan Ekonomi

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:34 WIB

Selamatkan 38 Ribu Jiwa, Kapolda Sumsel Pimpin Pemusnahan Belasan Kilogram Sabu di Palembang

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kapolda Sumsel Tegaskan Komitmen Polri Lindungi Hak Korban dan Jaga Stabilitas Kamtibmas

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:10 WIB

Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Tolak Provokasi

Berita Terbaru