Dorong Penerapan Pengelolaan Sampah Sejak Dini Sebagai Solusi Bahaya Sampah

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

halosriwijaya.com//PALEMBANG – Untuk menekan resiko bahaya sampah di masa depan dibutuhkan edukasi sejak dini guna membentuk kebiasaan peduli lingkungan. Untuk itu diperlukan penerepan pengelolaan sampah yang berbasis pada prinsip pengurangan, penggunaan kembali serta pendaurulangan sampah atau yang lebih dikenal dengan prinsip 3R.

Kegiatan yang berbasis pada prinsip 3R tersebut sebaiknya dimulai dari tingkat sekolah untuk membentuk jati diri siswa mengelola sampah dengan benar sehingga nantinya akan membentuk kebiasaan positif yang berkelanjutan hingga dewasa.

Suatu saat mereka akan menjadi agen perubahan dalam keluarga maupun pada komunitasnya kelak, ungkap M. Firmansyah, anggota DPR-D Kota Palembang fraksi PDI P (2/06) saat ditemui halosriwijaya.com.

Baca Juga  16 Warga Negara Asing (WNA) Asal China Di Deportasi Imigrasi Kelas I TPI Palembang

Menurutnya, selain menjadi tuntutan regulasi, upaya sejenis ini harus terus dilaksanakan dan wajib ditingkatkan kwalitasnya hingga mencapai tujuan yaitu pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan yang patuh pada regulasi.

Cara memulianya salah satunya dapat diawali dengan menggandeng lembaga yang legal seperti yayasan yang konsen pada pengelolaan sampah, kata Firman. Yayasan dapat bekerja sama dengan perusahaan yang memiliki kesadaran dan kemauan untuk turut terlibat dalam upaya pengurangan atau pengelolaan sampah, ungkapnya melanjutkan.

“Saya yakin pola pembinaan dan kemitraan dapat membangun sinergi yang kuat antara siswa, masyarakat dan pihak perusahaan. Terlebih jika program tersebut juga didukung oleh pemerintah” ujarnya.

Baca Juga  Anggota Buser Polsek SU I Palembang Ringkus Pelaku Jambret

Harapannya, apa yang dilakukan oleh perusahaan bisa ditiru dan dilakukan juga oleh perusahaan lain untuk turut membantu siswa atau masyarakat dalam mengelola sampah sehingga bisa berdampak luas dan secara signifikan mengurangi masalah sampah Indonesia.

Harus diakui, banyak pihak yang berpandangan bahwa gerakan semacam ini tidak maksimal karena berbagai kendala dilapangan. Terutama karena minimnya kesadaran masyarakat, pengelolaan yang kurang profesional serta keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia termasuk pola pembiayaan.

Namun harus disadari, dibeberapa pusat pengelolaan sampah yang tidak berbasis pada prinsip 3R terlihat mesin-mesin pengelolaan sampah yang mangkrak akibat berbagai macam kendala. Salah satu penyebabnya adalah tingginya biaya operasioanal yang dibutuhkan serta upah tenaga kerja yang mahal. Pada akhirnya dengan mesin yang tersedia tetap tidak mampu mengimbangi volume sampah yang timbul.

Baca Juga  86 Company Sembelih 18 Sapi dan 20 Kambing,400 Kupon Daging Kurban Dibagikan

Oleh karena itulah, solusi sampah yang terbaik saat ini tetaplah dengan metode 3R. Dengan catatan prinsip pengelolaan sampah yang menyeluruh, sistematis dan berkelanjutan harus diterapkan.

“Yang pasti masalah sampah tidak akan teratasi selama regulasi hanya dianggap sebagai macan kertas semata. Jika ingin berhasil, maka pengelolaan sampah harus tunduk dan patuh pada regulasi” tandasnya. **

Penulis : Agus

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Cucu Diduga Bunuh Nenek Kandung di Plaju Palembang, Polisi Bergerak Cepat
Tak Tahu Diri, ART di Palembang Gasak Perabot Rumah Majikan Setelah Setahun Bekerja
NEKAT! Maling Beraksi di Asrama TNI Plaju, Gondol Sparepart Rp250 Juta
Gerak Cepat Polrestabes Palembang Bekuk Pelaku Pencurian Toko Perak di Plaju
Tragis, Personel Dit Samapta Polda Sumsel Bripda Rizki Ardianto Ditemukan Meninggal Dunia
Peduli Kabut Asap, APHI Bersama Pemprov Sumsel dan APP Group Bagikan Ribuan Masker
Polri Hadir di Tengah Masyarakat, Personel Bidhumas Polda Sumsel Berbagi Sarapan dan Imbau Warga
Pererat Sinergi, Kepala Rutan Kelas I Palembang Audiensi dengan Pemerintah Kota Palembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:03 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek Kandung di Plaju Palembang, Polisi Bergerak Cepat

Sabtu, 12 September 2026 - 13:40 WIB

Tak Tahu Diri, ART di Palembang Gasak Perabot Rumah Majikan Setelah Setahun Bekerja

Sabtu, 12 September 2026 - 13:29 WIB

NEKAT! Maling Beraksi di Asrama TNI Plaju, Gondol Sparepart Rp250 Juta

Sabtu, 12 September 2026 - 13:05 WIB

Gerak Cepat Polrestabes Palembang Bekuk Pelaku Pencurian Toko Perak di Plaju

Jumat, 11 September 2026 - 14:47 WIB

Peduli Kabut Asap, APHI Bersama Pemprov Sumsel dan APP Group Bagikan Ribuan Masker

Berita Terbaru