Ketum SMSI Pusat Nikmati Suguhan Gombyang Manyung Indramayu

- Redaksi

Minggu, 12 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU, halosriwijaya.co.id – Kabupaten Indramayu selain dikenal dengan sebutan Kota Mangga, memiliki menu favorit yang juga merupakan masakan khas masyarakat nelayan yakni Gombyang Manyung. Ini juga yang kemudian dilirik Ketum SMSI Pusat, Firdaus didampingi Sekertaris SMSI Propinsi Jawa Barat, Ahmad Syaekhu jelang pelaksanaan Lokakarya dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2023, yang diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Indramayu, di Hall Grand Hotel Trisula, Minggu (12/2/2023).

Didampingi Ketua SMSI Perwakilan Indramayu dan sejumlah pengurus, Ketum SMSI Pusat bersama Sekretaris SMSI Propinsi Jawa Barat, menyempatkan diri untuk menikmati suguhan Gombyang Manyung, di salah satu rumah makan Indramayu, Sabtu (11/2/2023) malam.

Ketum SMSI Pusat, Firdaus, mengatakan, Kabupaten Indramayu yang berada di Pantai Utara Jawa Barat dengan sebagian aktifitas warganya adalah nelayan, memiliki beragam potensi kuliner dari hasil laut, salah satunya adalah kuliner Pindang Gombyang yang menjadi menu khas Kabupaten Indramayu.

Baca Juga  Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Resmi Jadi Tersangka Tindak Pidana Korupsi

Menu makanan yang bahan baku utamanya kepala ikan manyung tersebut belakangan ini tengah populer dan menarik minat para pecinta kuliner, sehingga ketika berkunjung ke Indramayu akan menyempatkan diri untuk mencicipi gombyang.

“Mumpung sedang berada di Indramayu, kami sempatkan untuk mencicipi Gombyang Manyung,” ujarnya.

Menurutnya, masakan yang disajikan, mengingatkan ibu Ketum yang juga memiliki keahlian dalam memasak ikan Gombyang, bahkan yang lebih spesial, kata Firdaus, bau anyir yang tidak terasa sehingga kuliner Gombyang ini membawa makna tersendiri bagi Ketum Firdaus dengan segala kenangan yang dialami.

“Sudah lama saya tidak menyantap masakan Gobyang ini, jadi teringat Ibu,” imbuh Ketum Firdaus.

Baca Juga  Adanya Intervensi Pemilihan Ketua BEM Unsri, Mahasiswa Cari WR III Universitas Sriwijaya

Sementara, Ketua SMSI Perwakilan Indramayu, Ihsan Mahfudz, mengungkapkan, sebenarnya kepala ikan manyung sudah merupakan menu keluarga bagi masyarakat pesisir Indramayu, akan tetapi dengan jumlahnya yang cukup banyak sehingga memiliki nilai jual yang sangat rendah bahkan bisa dikatakan sebagai limbah ikan, karena setelah dipotong dan bagian badannya dibuat untuk diolah menjadi Jambal Roti, kepala ikan manyung tersebut dibiarkan percuma dan hanya sebagian kecil dimanfaatkan untuk lauk keluarga, namun kemudian setelah dijadikan sebagai salah satu menu kuliner dan ternyata diminati para pecinta kuliner, permintaan potongan kepala ikan manyung bertambah sehingga memiliki nilai ekonomi yang cukup lumayan.

“Saat ini Gombyang Manyung menjadi menu terfavorit kuliner Indramayu,” ungkapnya.

Ihsan juga mengatakan, selain gombyang, limbah ikan manyung lainnya adalah kantong udara yang berada di perut ikan, ini dapat diolah menjadi sejenis krupuk lambak dengan rasa gurih dan cita rasa khas ikan, kemudian untuk jeroannya bisa dibuat pepes atau oseng / tumis jeroan, karena itu ikan manyung semua bagiannya bisa dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi menu kuliner khas Indramayu, kemudian untuk jambal roti itu sendiri dipasarkan hingga ke berbagai daerah dengan harga yang cukup lumayan dan bagi pengunjung bisa mendapatkan di setiap toko oleh-oleh Indramayu.

Baca Juga  Di Lampung, Muzani: Semua Suku dan Etnis Ingin Prabowo Jadi Presiden

“Setelah diolah dengan baik harga ikan manyung bisa menaikan pendapatan para nelayan dan juga pengusaha kuliner Indramayu,” pungkasnya.

Usai menyantap khas Gombyang Indramayu, Ketum Firdaus diajak mengelilingi potensi nelayan di Kabupaten Indramayu yakni keberadaan Pelabuhan Nelayan Karangsong dan Kuliner Tjimanuk Indramayu.

Rilis Giat Ketum di Indramayu

Berita Terkait

Warga Desa Mekarsari Banyuasin Tuntut Kejelasan Lahan, Pemerintah Provinsi Masih Bungkam
Naik LRT Cuma Rp 80, Langsung ke Festival Perahu Bidar Palembang!
Serah Terima Mahasiswa Asrama Putri STIKES ‘Aisyiyah Palembang
Pesona Wisata Di Bangka Belitung Untuk Kesejahteraan Masyarakat
Fraksi – Fraksi DPRD Prov. Sumsel Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Prov. Sumsel TA 2022
Kisah Pemuda Tanjung Enim Raih Mimpi Berkat Beasiswa dari Bukit Asam
Peringatan Hari Jadi Prov. Sumsel Ke-77 DPRD Prov. Sumsel Gelar Rapat Paripurna Istimewa
DPRD Prov. Sumsel Terima LHP BPK atas Laporan Keuangan Pemprov. Sumsel TA. 2022

Berita Terkait

Rabu, 10 September 2025 - 12:02 WIB

Warga Desa Mekarsari Banyuasin Tuntut Kejelasan Lahan, Pemerintah Provinsi Masih Bungkam

Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:45 WIB

Naik LRT Cuma Rp 80, Langsung ke Festival Perahu Bidar Palembang!

Kamis, 7 September 2023 - 19:27 WIB

Serah Terima Mahasiswa Asrama Putri STIKES ‘Aisyiyah Palembang

Selasa, 4 Juli 2023 - 12:19 WIB

Pesona Wisata Di Bangka Belitung Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Jumat, 9 Juni 2023 - 11:41 WIB

Fraksi – Fraksi DPRD Prov. Sumsel Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Prov. Sumsel TA 2022

Berita Terbaru

Nasional

Menag: Pesantren Akan Diurus Eselon I, Bukan Lagi Eselon II

Selasa, 23 Sep 2025 - 15:54 WIB