BMKG Palembang Sebut Penyebab Cuaca Panas di Palembang, Masih akan Terjadi Beberapa Hari ke Depan

- Redaksi

Senin, 13 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, halosriwijaya.co.id – Beberapa hari belakangan ini cuaca terasa lebih panas dari biasanya saat siang hari dan malam hari juga terasa gerah sehingga memerlukan pendingin udara ekstra agar bisa tidur dengan nyaman.

Kepala Kelompok Analisa dan Prakiraan BMKG SMB 2 Palembang Alan Aslani mengatakan, saat ini kondisi cuaca di Sumatera Selatan (Sumsel) masih masuk musim penghujan.

Namun memang udara terasa lebih panas karena berkurangnya keperawanan akibat siklon tropis di samudra Hindia selatan di Pulau Jawa bagian selatan yang menarik awan-awan ke posisi siklon tropis sehingga kurangnya awan di wilayah Sumsel yang menyebabkan matahari menyinari langsung bumi karena awannya berkurang.

Alan Aslani menuturkan, berdasarkan prediksi BMKG kondisi hujan di Sumsel masih akan berlangsung sepanjang bulan ini dan Maret masuk musim pancaroba atau peralihan dan kemarau terjadi mulai April.

Baca Juga  Merusak Sejumlah Fasilitas Dan Ruang Publik DiKota Palembang, Empat Pelaku Vandalisme Diamankan Polisi

“Suhu udara 33 derajat dan panas ini masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan karena masih adanya siklon tropis tersebut, jika siklon itu sudah bergeser maka kondisi udara akan kembali normal,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (13/2/2023).

Saat masih berada di musim hujan seperti saat ini masyarakat diminta untuk tertib membuang sampah pada tempatnya jangan membuang sampah sembarang karena akan berpotensi menyumbat aliran air dan menyebabkan banjir juga genangan.

Saat masuk musim pancaroba kondisi cuaca akan bervariasi. Hujan lebat namun dalam durasi yang tidak lama akan disertai angin kencang.

Memasuki musim kemarau perlu mewaspadai terjadinya titik-titik api atau hotspot sehingga jangan membakar sampah sembarangan, membakar di lahan terbuka yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan dan bisa meluas menjadi penyebab kabut asap.

Disinggung prediksi BMKG yang kadang meleset atau tidak tepat waktunya, Alan Aslani mengatakan, memang tidak bisa tepat 100 persen karena namanya juga prediksi.

Baca Juga  Pangdam II/Sriwijaya Coffee Morning Bersama Insan Pers

Karena kondisi di lapangan juga berbeda dengan siklon tropis ini bisa saja kondisi awan kemudian berbelok dan mengarahkan angin ke arah lain yang membuat kondisi cuaca juga ikut berubah.

Bisa jadi prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG datang lebih cepat jadi himbauan yang dikeluarkan atau justru sebaliknya sebab ini prakiraan untuk disampaikan agar masyarakat lebih waspada.

Sementara itu, prediksi cuaca sepanjang hari ini, Senin (13/2/2023) diprediksi cerah berawan berpotensi hujan ringan di wilayah OKU Selatan.

Sementara pada siang hingga sore cuaca diprediksi berawan yang berpotensi hujan sedang di wilayah OKU, OKU Selatan, Lahat, Musi Banyuasin, Musi Rawas dan Muara Enim.

Potensi hujan ringan juga akan di wilayah PALI, Banyuasin, Pagar Alam, Musi Rawas Utara dan Lubuk Linggau pada siang hingga sore hari.

Baca Juga  Ucapkan Terimakasih ,Orang Tua Korban Datangi Mapolrestabes Palembang

Malam hari cuaca diprediksi berawan gang berpotensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Palembang, Ogan Ilir, Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin, OKI, dan Prabumulih.

Sementara itu potensi hujan ringan di diprediksi bakal terjadi di wilayah Prabumulih, OKU, Lahat dan OKU Selatan.

Dini hari cuaca diprediksi berawan dan berkabut dengan suhu udara yang sama panasnya hingga 33 derajat di daerah daratan tinggi juga dataran rendah di Sumsel.

Sementara itu, prediksi cuaca besok, Selasa (14/2/2023) diprediksi sebagian besar daerah di Sumsel baik yang berada di dataran tinggi maupun dataran rendah akan hujan dengan intensitas rendah hingga hujan lebat sehingga masyarakat diminta waspada potensi hujan lebat disertai petir. (tnf)

(Sumber: Sriwijaya Post)

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Terhadap Masyarakat Kapolsek SU II Palembang Takziah Kerumah Duka Korban Penganiayaan Dan Salurkan Bantuan Sosial.
Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah, Polda Sumsel Sukseskan Peluncuran Car Free Day Berbasis Pemberdayaan Ekonomi
Pelaku Pembunuhan kakek 72 Tahun Berhasil Ditangkap Anggota Reskrim Polsek SU 2 Palembang.
Diduga cekcok mulut Kakek 72 Tahun tewas ditusuk di Depan Rumahnya.
Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Karutan Kelas I Palembang Dampingi Kakanwil Ditjenpas Sumsel Audiensi dengan Gubernur Sumsel
Saat Launching CFD Minggu Pagi Satlantas Polrestabes Palembang Diterjunkan Sebanyak 150 Personel
Inovasi Polrestabes Palembang Ubah Gulma Enceng Gondok Menjadi Emas
PERKUAT KINERJA DAN INTEGRITAS, KARUTAN PALEMBANG IKUTI PENGUATAN TUGAS DAN FUNGSI OLEH KAKANWIL DITJENPAS SUMSEL

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

Wujud Kepedulian Terhadap Masyarakat Kapolsek SU II Palembang Takziah Kerumah Duka Korban Penganiayaan Dan Salurkan Bantuan Sosial.

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:53 WIB

Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah, Polda Sumsel Sukseskan Peluncuran Car Free Day Berbasis Pemberdayaan Ekonomi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:41 WIB

Pelaku Pembunuhan kakek 72 Tahun Berhasil Ditangkap Anggota Reskrim Polsek SU 2 Palembang.

Senin, 15 Juni 2026 - 20:42 WIB

Diduga cekcok mulut Kakek 72 Tahun tewas ditusuk di Depan Rumahnya.

Senin, 15 Juni 2026 - 16:24 WIB

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Karutan Kelas I Palembang Dampingi Kakanwil Ditjenpas Sumsel Audiensi dengan Gubernur Sumsel

Berita Terbaru