Atasi Lonjakan Sampah Perayaan Idul Adha, Firmansyah Ajak Masyarakat Peduli Sampah

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

halosriwijaya.com//PALEMBANG – Berkaca dari pengalaman sebelumnya, volume sampah biasanya mengalami peningkatan yang signifikan selama perayaan Idul Adha.

Sampah- sampah tersebut didominasi oleh jenis sampah plastik sekali pakai (kantong kresek) dan limbah organik dari aktivitas kurban. Limbah organik dari sisa pemotongan hewan kurban juga biasanya ikut membludak.

Femomena ini mengundang perhatian khusus dari M. Firmansayah, salah satu wakil rakyak aktif yang berasal dari Fraksi PDI P Kota Palembang.

Baca Juga  BMKG Palembang Sebut Penyebab Cuaca Panas di Palembang, Masih akan Terjadi Beberapa Hari ke Depan

Firman yang dihubungi halosriwijaya.com (27/5) menuturkan, dari pengamatannya dibeberapa kecamatan seperti Kec. Jakabaring, Kertapati, Seberang Ulu satu dan dua serta Kec. Plaju, mayoritas panitia kurban masih menggunakan kantong plastik sebagai wadah membagikan daging.

Selain plastik, kertas sejenis koran atau kardus juga banyak digunakan sebagai alas sajadah saat melaksanakan ibadah sholat Idul Adha dilapangan terbuka. Sedangkan sampah organiknya didominasi oleh tumpukan sisa kotoran, darah dan isi perut (jeroan) hewan, ujar Firman.

Baca Juga  GEGER! Koalisi Pers Sumsel Kepung Polda, Kecam Pengeroyokan Wartawan Tribun & PalTV

Fiman berharap, sebaiknya beban tersebut seluruhnya tidak dibebankan kepada pemerintah semata. Ia berharap masyarakat membawa wadah daging sendiri, menggunakan wadah yang ramah lingkungan serta mengajak partisipasi aktif dari warga untuk bekerja bakti membersihkan area pelaksanaan kurban agar tidak menambah beban TPA.

Lebih jauh dijelaskan Firman, kedepannya perlu dipertimbangkan agar setiap panitia kurban bejerja sama atau melibatkan lembaga-lembaga yang bergerak dibidang pengelolaan lingkungan ataupun lembaga pengelolaan sampah yang resmi seperti yayasan atau bank sampah.

Baca Juga  Gubernur Sumsel Serahkan 321 Satyalancana Karya Satya Kepada ASN dilingkungan Prov Sumsel.

” Kehadiran lembaga resmi seperti yayasan atau bank sampah sangat diperlukan di momen-momen penting seperti ini agar penanganan serta pengelolaan sampah yang timbul lebih terjamin” tandasnya.**

Penulis : Agus

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sinergi 3 Pilar, Kapolsek SU I Sambangi Camat dan Danramil Bahas Harkamtibmas
Dua Pelaku Curanmor Penembak Polisi di Palembang Ditangkap di OKU Timu
Diduga Digelapkan, Motor Honda Vario BG 2742 ACV Hilang di 30 Ilir Palembang
Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif
Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik
Polisi Grebek Lorong Kencana SU I, Sita Sabu, Sajam dan Jutaan Uang Tunai
Grebek Sarang Narkoba di Tangga Buntung, 3 Pemuda Diamankan Positif Narkoba
Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Sinergi 3 Pilar, Kapolsek SU I Sambangi Camat dan Danramil Bahas Harkamtibmas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Dua Pelaku Curanmor Penembak Polisi di Palembang Ditangkap di OKU Timu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Diduga Digelapkan, Motor Honda Vario BG 2742 ACV Hilang di 30 Ilir Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Polisi Grebek Lorong Kencana SU I, Sita Sabu, Sajam dan Jutaan Uang Tunai

Berita Terbaru