Open Dumping TPA Sukawinatan Dilarang, Dewan Minta Pemerintah Audit Mesin Pencacah

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

halosriwijaya.com//PALEMBANG – Rencana pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup untuk menghentikan praktik pengelolaan sampah dengan sistem terbuka atau open dumping di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) termasuk di Sukawinatan Kota Palembang, memantik respons kritis dari salah satu kalangan legislatif.

Menyikapi transisi tersebut, anggota DPR-D Kota Palembang dari Fraksi PDI Perjuangan, M. Firmansyah, (1/8) kepada halosriwijaya.com menyampaikan bahwa momentum penutupan TPA harus dibarengi dengan kesiapan penanganan sampah di sektor hulu.

Dikatakannya, kebijakan menutup sistem penumpukan sampah terbuka kini memaksa pemerintah daerah untuk memutar otak.

Baca Juga  Kapolrestabes Palembang Jenguk Korban Laka di Jakabaring, Menanggung Seluruh Biaya Pengobatan.

Pola lama yaitu kumpul, angkut, buang, kini tidak bisa lagi ditoleransi. Kunci utama keberhasilan transisi ini berada di hulu, melalui sistem pemilahan sampah yang masif.

Sehubungan dengan itu, Firmansyah meminta pemerintah mengevaluasi kesiapan penanganan sampah di hulu, terutama efektivitas puluhan mesin pencacah sampah yang telah dibagikan ke bank-bank sampah.

“Pertanyaan kita hari ini, apakah mesin-mesin tersebut saat ini benar-benar berfungsi atau justru hanya sekadar menjadi pajangan di bank-bank sampah?” Ujarnya.

Baca Juga  Pelaku pencurian Satu Unit Outdor AC Diringkus Buser Polsek SU II Palembang.

Ditambahkannya, transparansi data realita di lapangan sangat mendesak. Jika klaim pemerintah menyebutkan mesin pencacah tersebut telah berjalan maksimal, maka pihak dinas terkait harus membuka data konkret mengenai berapa banyak volume sampah yang berhasil direduksi dan diolah oleh mesin-mesin bantuan tersebut setiap bulannya.

Sebab menurutnya, jika mesin-mesin tersebut mangkrak, maka anggaran negara yang keluar dinilai sia-sia dan tidak berdampak pada pengurangan beban TPA yang akan ditutup.

Baca Juga  Hendak Dugem Di Darma Agung (DA) Pelaku Begal di Ringkus Polisi Polsek SU II Palembang.

“Bagaimana realita di lapangan? Kita perlu minta pemerintah meninjau ulang pemberian mesin-mesin tersebut. Termasuk melihat kembali kualitas mesin itu sendiri agar dikoreksi. Apakah bank-bank sampah yang ditunjuk memang layak diberi bantuan pengadaan atau perlu dievaluasi total.” Ungkap Firmansyah.

Terakhir Firmansyah menegaskan, bahwa Ia tidak ingin program penanganan hulu hanya berakhir sebagai seremonial bagi-bagi proyek tanpa ada output yang jelas pada penurunan tonase sampah kota Palembang.**

Penulis : Agus

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang
Sinergi 3 Pilar, Kapolsek SU I Sambangi Camat dan Danramil Bahas Harkamtibmas
Dua Pelaku Curanmor Penembak Polisi di Palembang Ditangkap di OKU Timu
Diduga Digelapkan, Motor Honda Vario BG 2742 ACV Hilang di 30 Ilir Palembang
Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif
Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik
Polisi Grebek Lorong Kencana SU I, Sita Sabu, Sajam dan Jutaan Uang Tunai
Grebek Sarang Narkoba di Tangga Buntung, 3 Pemuda Diamankan Positif Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Sinergi 3 Pilar, Kapolsek SU I Sambangi Camat dan Danramil Bahas Harkamtibmas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Dua Pelaku Curanmor Penembak Polisi di Palembang Ditangkap di OKU Timu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Diduga Digelapkan, Motor Honda Vario BG 2742 ACV Hilang di 30 Ilir Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik

Berita Terbaru